4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Bermain Perosotan Anak yang Aman

Perosotan anak merupakan permainan yang sangat menyenangkan anak sejak jaman dulu kala. Tak heran jika distributor perosotan anak pun semakin mudah ditemukan. Setiap anak pasti akan tergoda untuk mencoba dan merasakan sensasi meluncur di atasnya. Namun, karena permainan ini dilakukan dengan melibatkan ketinggian, maka sebagai orang tua harus mengawasinya dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan agar anak aman saat bermain perosotan. 

  • Sesuaikan Ketinggian Perosotan dengan Usia Anak

Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum memilih distributor perosotan anak adalah ketinggian dari alat perosotan itu sendiri. Pilihlah perosotan yang tidak terlalu tinggi untuk anak usia balita. Pastikan anak merasa senang terlebih dahulu, tanpa dibebani ketakutan karena berada di ketinggian yang belum terjangkaunya. Sementara, untuk anak yang lebih besar, bisa menggunakan perosotan lebih tinggi lagi.

  • Membiasakan Anak untuk Mengantri

Berbeda jika Anda mempunyai perosotan dari distributor perosotan anak untuk Anda sendiri. Biasanya, permainan perosotan mempunyai banyak peminat. Nah, biasakan anak Anda untuk mengantri, menunggu hingga gilirannya tiba. Tidak hanya melatih kesabaran, dengan membiasakan mengantri saat ingin bermain perosotan, anak juga terhindar dari bahaya berebutan. Sebab, pada saat anak berebut naik tangga perosotan, keseimbangan tubuh dan kewaspadaannya menjadi rendah. Risiko terjatuh atau terpeleset pun menjadi tinggi.

  • Melatih Anak untuk Menghargai Orang Lain

Perosotan juga dapat melatih anak untuk menghormati orang lain. Di dalam jiwanya dapat ditumbuhkan bahwa orang lain juga mempunyai hak yang sama untuk melakukan permainan ini. Oleh karena itu, pada saat sudah sampai bawah, mintalah anak untuk segera berdiri untuk memberi kesempatan pada anak lain untuk melakukan seluncuran. Dengan meminta anak segera berdiri juga akan menyelamatkannya dari risiko tertabrak anak yang ada di belakangnya dan sudah ingin melakukan seluncuran.

  • Hindari Naik Perosotan dari Papan Seluncur

Saat ini, banyak anak yang melakukan berbagai manuver saat bermain perosotan. Salah satunya dengan naik ke atas melalui papan seluncur, bukan anak tangga. Hal ini jelas sangat membahayakan anak sendiri. Selain membuat anak lain menjadi terhambat untuk meluncur, sang anak sendiri juga bisa terpeleset karena licinnya papan seluncur. Ingat, papan seluncur adalah tempat turun, bukan tempat naik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *